f Kekurangan, Kelebihan Routing Static dan Dynamic | Setelah membahas tentang Protocol Routing Dynamic, kali ini saya akan membahas Kekurangan, Kelebihan Routing Static dan Dynamic. yang akan dijelaskan di bawah ini :
ð Kelebihan Routing Static
1.
Resource Rendah
Routing static tidak memerlukan resource yang tinggi dikarenakan router tidak menjalankan algorithma routing yang dimiliki oleh protocol routing. Serta table routing dimasukkan manual oleh admin jaringan sehingga resource yang digunakan sangat minim
Routing static tidak memerlukan resource yang tinggi dikarenakan router tidak menjalankan algorithma routing yang dimiliki oleh protocol routing. Serta table routing dimasukkan manual oleh admin jaringan sehingga resource yang digunakan sangat minim
2.
Mudah Dikonfigurasi
untuk mengkonfigurasi routing static hanya diperlukan pengetahuan tentang keberadaan remote network (jaringan yang dituju), gateway (next hop / ip router tetangga)
untuk mengkonfigurasi routing static hanya diperlukan pengetahuan tentang keberadaan remote network (jaringan yang dituju), gateway (next hop / ip router tetangga)
3.
Lebih Aman
Jalur sudah ditentukan oleh administrator membuat data yang dikirim melalui jalur yang tetap / sama sehingga jalanya data akan lebih aman
Jalur sudah ditentukan oleh administrator membuat data yang dikirim melalui jalur yang tetap / sama sehingga jalanya data akan lebih aman
ð
Kekurangan Routing Static
1.
Waktu konfigurasi lama
Seorang admin jaringan harus menentukan terlebih dahulu jalur – jalur yang
akan digunakan, kemudian memasukkanya satu persatu kedalam table routing
membuat waktu konfigurasi menjadi lama
2.
Maintance Yang Lama
Jika terjadi perubahan / penambahan pada suatu jaringan, seorang admin
jaringan harus mengkonfigurasi satu persatu router yang ada pada jaringan
tersebut
3.
Rawan terjadi kesalahan konfigurasi
Karena dikonfigurasi secara manual oleh admin jaringan memungkinkan
seorang admin jaringan melakukan kesalahan dalam membuat table routing terutama
dalam suatu jaringan besar dan memiliki banyak router
ð
Kelebihan routing dynamic
1.
Waktu konfigurasi lebih cepat
Untuk mengkonfiguarsi protocol routing tidak membutuhkan waktu yang lama
cukup mengkonfigurasi ip address pada setiap interface kemudian mengaktifkan
protocol routing dan mengenalkan jaringan yang terhubung langsung ke router
lainya
2.
Dapat berapdatasi terhadap perubahan jaringan
Karena menggunakan protocol routing, jika terdapat suatu perubahan
jaringan, router akan langsung mengupdate table routing setelah mengetahui
perubahan jaringan tersebut
3.
Kemungkinan kesalahan kecil
Kesalahan entry route biasanya diakibatkan oleh kesalahan router membaca
informasi routing dari router lain
ð
Kekeurangan routing dynamic
1.
Membutuhkan resource yang besar
Protocol routing kan menjalankan algorithma routing untuk memnentukan jalur terbaik sehinnga harus membutuhkan resource yang tinggi
Protocol routing kan menjalankan algorithma routing untuk memnentukan jalur terbaik sehinnga harus membutuhkan resource yang tinggi
2.
Sulit untuk dikonfigurasi
beberapa protocol routing memang tidak terlalu rumit untuk dikonfigurasi, namun ada juga protocol routing yang mengharuskan seorang admin jaringan memiliki pengetahuan yang lebih tentang konsep , konfigurasi, pengujian, dan troubleshooting
beberapa protocol routing memang tidak terlalu rumit untuk dikonfigurasi, namun ada juga protocol routing yang mengharuskan seorang admin jaringan memiliki pengetahuan yang lebih tentang konsep , konfigurasi, pengujian, dan troubleshooting
3.
Relative kurang aman
Router akan menentukan sendiri entry routr yang akan digunakan sehingga bisa menyebabkan kesalahan penentuan jalur yang dapat mengakibatkan terjadinya routing loop
Router akan menentukan sendiri entry routr yang akan digunakan sehingga bisa menyebabkan kesalahan penentuan jalur yang dapat mengakibatkan terjadinya routing loop
0 komentar:
Posting Komentar